Desa Trunyan / Jalan-Jalan / Liburan / Tempat Menarik Untuk di Kunjungi / Wisata Pulau Bali

Desa Trunyan Tempat Menarik untuk Dikunjungi

Selamat pagi, bagaimana kabar hari ini sobat? semoga sehat selalu dan selalu optimis dalam segala aktifitas. Pernah dengar Bali?. Tantunya sudah kan, dan mungkin tidak asing lagi dengan pulau ini. Bali terkenal sebagai tempat wisata favorit di negara kita. Bukan hanya oleh wisatawan dalam negeri saja, namun pulau cantik ini juga menjadi tempat favorit wisatawan asing. Mau buktinya? Pergi saja ke Bali, pasti banyak turis asing yang bersliweran. Atau datang saja ke pantai kuta, pasti banyak turis turis asing lagi berjemur menikmati sinar matahari pantai kuta.

Sobat sudah pernah ke Bali?. Tempat tempat mana yang pernah dikunjungi?. Pastinya pantai kuta, pantai jimbaran, pantai sanur, dan pasar seni sukawati. Betulkan ?. apalagi jika yang Anda murid murid SMA yang mengikuti study tour, pasti dan pasti akan diarahkan ke tempat wisata tersebut. Tidak salah memang, karena tempat tempat wisata tersebut merupakan tempat wisata favorit di Bali dan tentunya paling menarik untuk dikunjungi. Namun tahukah sobat, bahwa Bali bukan hanya tentang pantai pasir putihnya, bukan hanya tentang keindahan dan detail keseniannya. Tapi ada satu tempat yang menarik di Bali, dimanakah itu?

Namanya adalah Desa Trunyan. Desa ini berlokasi di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Desa Terunyan terletak di tepi Danau Batur. Ada yang unik di desa ini. Sesuatu yang mungkin saja bisa membuat bulu kuduk sobat berdiri dan merasa ngeri. kuburan Trunyan, begitulah kuburan ini disebut oleh penduduk. Jika umunya orang meninggal akan dikubur atau dikremasi, maka jika Anda berkunjung ke kuburan ini, jenazah sesorang yang meninggal hanya diletakkan begitu saja disebuah batu besar yang memiliki cekungan tujuh buah.

Pemakaman semacam ini merupakan adat turun temurun dari para penduduk desa Trunyan. Kata trunyan sendiri diambil dari kata “Taru” dan “Menyan”. Taru memiliki arti pohon, sedangkan Menyan berarti harum atau wangi. Bagi orang yang telah meninggal secara wajar, mereka biasanya akan diletakkan dibawah pohon Taru Menyan tersebut, dengan ditutupi dengan kain putih dan ditutupi dengan ancak saji berbentuk segitiga panjang yang terbuat dari bambu tanpa dikubur disebuah tempat bernama Sema Wayah.

Bagi mereka yang meninggal akibat kecelakaan, dibunuh dan sebagainya mereka akan diletakkan di tempat bernama Sema Bantas. Sedangkan untuk mereka yang meninggal sewaktu masih kecil, atau sudah berumur dewasa namun belum menikah maka mereka akan diletakkan ditempat yang bernama Sema Muda. Jika kita pikirkan, jenazah yang diletakkan pasti akan mengeluarkan bau tak sedap. Namun uniknya dikuburan ini, bau busak jenazah tidak akan tercium, kenapa bisa?. Karena terdapat pohon Taru Menyan tersebut yang menghasilkan bau wangi yang menetralkan bau busuk dari jenazah.

Walaupun tidak menimbulkan bau, pemandangan tengkorak dan sisa tulang belulang jenazah tentunya masih menimbulkan kengerian tersendiri. Bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat ini, Anda bisa menumpang tranportasi menggunakan perahu untuk menyeberangi danau batur. Anda cukup mengisi buku tamu dan mengisi kotak amal seiklhasnya. Jangan lupa, jaga tata krama dan beradablah disini, karena tetap saja ini adalah kuburan. Liburan Bali.

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*